jawaban : Motivasi saya yaitu ingin mempelajari ilmu tentang komputer karna diera zaman sekarang ini, ilmu komputer sangatlah penting walaupun kita sedang dinegara lain.
- Tulisan Pesan dan kesan selama anda belajar di Widya informatika
jawaban : pesan saya untuk adik-adik yang ingin belajar ilmu tentang komputer belajarlah diwidya informatika. kesan saya yaitu dimana saya belum tahu pelajaran itu sehingga saya sekarang sudah bisa.
- Berapa persen ilmu yang anda serap selama proses belajar Internet?
jawaban : saya merasakan setelah saya belajar internet saya menguasai 100% untuk sekarang ini.
Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah –
Ada banyak sekali jenis jamur Tiram (Pleurotus ostreatus), mulai dari
abu-abu, tiram putih, cokelat dan juga emas. Masing-masing tentunya
punya keunikan sendiri. Selain itu, jamur tiram sekarang bukan lagi
bisnis yang asing di telinga.
Kebutuhan
akan jamur Tiram ini selalu tinggi karena disukai semua kalangan
masyarakat. Bahkan kreasi makanan dari bahan jamur ini juga semakin
banyak saja.
Nah,
bila Anda tertarik untuk memulai usaha budidaya jamur tiram, ada
baiknya Anda memperhatikan hal mendasar tentang cara budidaya jamur
tiram untuk pemula berikut ini:
Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah
Daftar Isi
1. Memilih Bibit Jamur Tiram yang Baik
Pilihlah
hanya bibit jamur yang baik agar jamur Tiram yang dihasilkan pun
nantinya akan baik. Ada banyak petani jamur Tiram yang tidak
memperhatikan hal ini yang akhirnya menyebabkan miselium tidak tumbuh
seperti yang seharusnya sehingga panen jamur Tiram pun tidak sesuai
harapan.
Untuk mendapatkan bibit jamur Tiram terbaik, kita bisa melakukan dua cara ini:
Membibitkan sendiri bibit murni hingga mendapatkan bibit F1
Membeli dari instasi penyedia bibit jamur Tiram yang terpercaya
Namun, bila kita masih pemula disarankan untuk membeli saja bibit jamur Tiram yang akan dibudidayakan.
Pilih bibit jamur tiram dengan BER sekitar 75%
Pastikan miselium berwarna putih dan telah tumbuh penuh merata dimedia tumbuh nya
Pastikan tanggal pembuatannya belum kadaluarsa
Berkonsultasi dengan petani jamur tiram yangg sudah berhasil
2. Tahap Pembuatan Media untuk Pertumbuhan Jamur
Secara
umum, media tempat pertumbuhan jamur tiram adalah dengan menggunakan
baglog. Baglog ini terbuat dari bekatul, grajen (serbuk gergaji) dan
kapur. Campuran tiga bahan inilah yang nantinya bisa mengeluarkan jamur
tiram.
Cara membuat baglog sendiri
harus memperhatikan perbandingan grajen dan bekatul. Perbandingannya
adalah 100 kg grajen dan 10 kg bekatul, serta 1-2 kg kalsium atau kapur.
Kemudian ikuti petunjuk berikut:
Kesemua bahan ini diaduk rata. Jangan lupa tambahkan air sekitar 60% dari berat bahan.
Tutup adukan. Bisa Menggunakan terpal atau plastik.
Gunakan plastik ukuran 17×30/20×35/15×30, lalu isi dengan adonan tadi. Ingat, komposisinya juga harus padat.
Umumnya baglog ukuran kecil yang sudah diisi adonan bisa mencapai berat 1,8 kg.
3. Fermentasi Media Tumbuh Budidaya Jamur Tiram
Langkah
ini cukup penting dilakukan sebelum kita menanam jamur Tiram. Dengan
membuat media tumbuh jamur Tiram dengan proses fermentasi, maka hasil
jamur yang akan dipanen juga akan memuaskan. Selain itu, proses ini juga
akan membunuh jamur liar lain yang berpotensi mengganggu pertumbuhan
jamur Tiram
Caranya cukup mudah,
diamkan media tumbuh tersebut (lihat poin 2) selama kurang lebih 5 – 10
hari. Hal ini bertujuan agar proses pelapukan atau pengomposan pada
material tanah sudah terjadi.
Pada
proses ini, suhu udara di sekitar medi tumbuh jamur akan meningkat
hingga 70 derajat celcius. Dan kita perlu melakukan proses perataan
material tanah dengan cara membolak-balikkan material tanah tersebut di
semua sisi. Jika baglog sudah berwarna cokelat kehitaman, ini berarti
media tumbuh jamur Tiram sudah siap.
4. Sterilisasi Baglog Jamur Tiram
Selanjutnya adalah proses sterilisasi baglog jamur tiram. Yang pasti Anda akan membutuhkan beberapa drum.
Drum
pertama, isi drum dengan air sekitar 30-50 cm dari dasar drumnya.
Kemudian panaskan air dalam drum sampai mengeluarkan uap. Jangan lupa
drum ditutup yang sudah dilubangi lalu diisi selang besar untuk
dihubungkan dengan drum ke-dua.
Aliran uap masuk ke drum ke-dua
dari bawah. Kemudian bagian atas ditutup dengan pengencang dari besi
yang diberi lubang untuk dihubungkan dengan drum ke-3.
Drum ke-3 berisi media juga dan prosedurnya sama seperti langkah di atas.
Sampai
pada drum terakhir harus pada plastik yang diikat dengan tali tambang.
Jangan menggunakan besi karena berpengaruh besar pada tekanan.
Cara
diatas dikenal dengan sistem steriliasi chanel. Cara ini lebih hemat
bahan bakar. Ketika suhu media sudah mencapai 60 derajat celcius.
Diamkan selama 6 jam dan dingin secara natural. Kalau suhu sudah
menunjukkan 40-45 C, buka tutup yang terakhir dan bawa media ke rak.
5. Proses Inokulasi Baglog Jamur Tiram
Setelah
proses sterilisasi baglog jamur Tiram selesai dilakukan, selanjutnya
pindahkan baglog tersebut ke tempat inokulasi, biarkan selama 1×24 jam
agar kembali ke suhu normal. Pastikan bahwa sirkulasi udara di tempat
tersebut berjalan dengan baik untuk mencegah baglog tercemar bakteri
atau spora pathogen.
Ini adalah tahap-tahap pengisisan bibit ke dalam baglog:
Siapkan
botol bibit F3, lalu semprot dengan alkohol. Selanjutnya mulut botol
sebentar dengan api spiritus sampai sebagian kapas terbakar, lalu
matikan api tersebut
Buka kapas penyumbat botol, lalu aduk dengan benda yang sudah disterilkan di atas api
Pindahkan
bibit dari botol ke dalam baglog hingga sebatas leher baglog tersebut,
sekitar 10 gr bibit. Tutup kembali baglog tersebut dengan kapas.
6. Masa Inkubasi Jamur Tiram
Pada
tahap inkubasi, jamur tiram harus diletakkan pada suhu ruang dengan
rentang 22-28 derajat selsius. Kelembapan yang dibutuhkan yaitu 60-70%.
Masa inkubasi ini berlangsung selama beberapa minggu sampai tumbu
miselium.
Kalau miselium ini sudah
muncul, tutup pada jamur dibuang dan biarkan terbuka. Jangan lupa
semprot jamurnya setiap hari untuk menjaga kelembapan. Dalam satu bulan
jamur ini akan mulau tumbuh dan besar untuk bisa dipanen.
Cara Panen Jamur Tiram
Para
pengusaha budidaya jamur tiram harus memahami cara panennya. Jangan
sekali-kali memanen jamur dengan tangan karena bisa menyebabkan luka dan
terjadi pembusukan pada jamur tersebut. Panen dilakukan hanya dengan
pisau tajam atau cutter bersih.
Potong
di bagian pangkal batang, setelah itu langsung diletakkan ke dalam
keranjang. Dalam hal ini Anda juga tidak diperkenankan membersihkan
jamur di dalam ruangan pengembangbiakan. Untuk pengemasan, masukkan
jamur tiram tersebut ke dalam plastik transparan dengan gelembung cukup.
Jangan
terlalu banyak udara karena jamur nantinya bisa mengeluarkan gas. Tidak
lupa juga, jangan membuka pintu lebar-lebar sehingga cahaya terang
masuk. Hal ini akan mengganggu kadar kelembapan ruangan tempat jamur
tumbuh.
Proses Pemasaran Jamur Tiram
Tahap
terakhir untuk usaha budidaya jamur tiram adalah proses pemasaran.
Pemasaran ini tidak harus menjualnya ke pasar saja, menjadi pemasok
utama di bidang kuliner juga bagus. Atau kalau Anda ingin membuat produk
olahan dari usaha budidaya jamur tiram Anda juga akan memberikan nilai
lebih.
Hanya saja energi dan dana
yang dikeluarkan di awal akan sangat besar. Ada banyak sekali pengusaha
budidaya jamur tiram yang memanfaatkan peluang ini agar omset naik.
Yang
penting rajin promosi dan nimbrung diantara sesama pengusaha agar
mendapatkan ide dan koneksi baru. Pelajari juga cara pengemasan jamur
karena sayuran ini terkenal cepat layu.
Sebagai media sosial yang lagi booming banget sekarang, Instagram adalah sarang empuk buat hacker. Gak terhitung deh berapa akun Instagram yang sempat di hack
alias dibobol. Mulai dari artis sampai kelas selebgram atau orang yang
cukup punya pengaruh di Instagram pasti pernah di bobol akunnya alias di
hack sama para hacker dengan berbagai tujuan.
Kebanyakan orang pasti langsung bingung dan panik kalau akun Instagram-nya sudah di hack. Padahal kan ada cara kembalikan akun Instagram yang kena hack, nggak susah kok gampang banget!Mau tahugimana caranya? Simak ulasannya dibawah ini ya!
Ps. Langkah berikut ini dilakukan via Instagram website.
Jadi, kalau akun Instagram-mu ke hack maka jangan ragu untuk meminta bantuan via help.instagram.com lalu pilih menu Privacy & Safety > Report Something > Hacked Account > I Think my account has been hacked > Report it to us.
Setelah itu, akan ada beberapa pertanyaan yang muncul dan kamu perlu mengisinya dengan benar dan sejelas-jelasnya.
2. Sama seperti langkah pertama, tapi pilih menu "Impersonation Account".
ADVERTISEMENT
help.instagram.com
Langkah-langkahnya hampir sama kok seperti di atas, hanya saja pilih menu Impersonation Account untuk melaporkan bahwa akunmu diambil alih sama orang lain. Perlu diingat, untuk melaporkan akunmu yang kena hack
pakai cara ini maka kamu wajib mengisi form yang sudah disediakan
Instagram dengan email lengkap yang kamu gunakan untuk mendaftar awal ke
Instagram.
Selain itu, pastikan sekarang akun Instagrammu sudah
berganti nama atau tidak. Kalau berganti nama, maka kamu wajib
memasukkan nama yang sekarang digunakan akunmu agar pihak Instagram bisa
dengan mudah membantu mengembalikannya.
3. Jika sudah berhasil lapor, maka akun Instagram-mu akan hilang!
giphy.com
Gak
usah panik, itu memang langkah dari pihak Instagram untuk memastikan
bahwa memang ada tindakan pembobolan terhadap akunmu. Kamu gak bakal
bisa mencari nama akunmu di kolom pencarian dan saat kamu mengetik nama
akunmu maka akan muncul "user not found".
Ingat, saat
nama akunmu gak bisa ditemukan jangan coba-coba mendaftar lagi di
Instagram dengan nama akun yang sama. Soalnya, itu malah bisa bikin
pihak Instagram bingung dan malah bikin kamu seakan-akan jadi pihak yang
meng-hack akunmu.
4. Jangan bosan cek email!
Pasca
laporan, cek deh emailmu. Apa ada pesan masuk dari pihak Instagram
terkait laporanmu. Kalau memang ada email masuk dari Instagram terkait
langkah yang perlu kamu lakukan terkait pengembalian akunmu, maka segera
ikuti.
Biasanya, pihak Instagram akan meminta kamu untuk
melakukan instruksi sebagai berikut: tulis tangan nama akun dan nama
lengkap serta kode rahasia dari Instagram di kertas putih. Kemudian foto
wajahmu dan kertas putih itu untuk memverifikasi bahwa kamu memang
pemilik asli akun.
Usahakan, baik posisi atau wajah sesuai dengan salah satu foto yang pernah kamu upload di Instagram atau minimal mirip dengan foto profilmu.
5. Instagram juga akan mengirim email terkait form yang perlu kamu isi (lagi) untuk mengembalikan akunmu!
giphy.com
Jadi,
setelah mengirim balasan email terkait verifikasi data dan dirimu maka
pihak Instagram sekali lagi akan mengirimimu dengan form yang perlu
diisi dengan data diri terutama foto atau copy ID. Balas dan isi email
satu ini dengan sejelas-jelasnya ya guys! Jangan sampai ada informasi penting atau kolom isian yang gak terisi.
6. Jika sudah melakukan langkah-langkah di atas, bersabarlah menunggu balasan pihak Instagram.
time.com
Ya,
biasanya sekitar 4 sampai 7 hari pihak Instagram baru akan membalas dan
mengembalikan akun jadi milikmu lagi. Tandanya kalau akunmu sudah
kembali adalah munculnya username-mu di kolom Pencarian.
Ikuti
langkah pemulihan akunmu sesuai dengan email balasan terakhir dari pihak
Instagram dan kamu pun sudah siap kembali menggunakan akun Instagram-mu
lagi.
Gimana guys, mudah banget kan? Meski prosesnya agak lama tapi worth it kok untuk mengembalikan akun Instagram-mu lagi! Coba deh dipraktikkan kala suatu kali akunmu ter-hack.